You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Tandan Sari
Desa Tandan Sari

Kec. Tapung Hilir, Kab. Kampar, Provinsi Riau

Program Ketahanan Pangan, Desa Tandan Sari Kembangkan Budidaya Ayam Petelur

IRWANSAH, S.Pd 01 Juli 2026 Dibaca 64 Kali
Program Ketahanan Pangan, Desa Tandan Sari Kembangkan Budidaya Ayam Petelur

TANDAN SARI — Pemerintah Desa Tandan Sari Kecamatan Tapung Hilir mulai merealisasikan program ketahanan pangan dengan mengembangkan budidaya ayam petelur. Program ini sebagai langkah strategis memperkuat kemandirian pangan desa serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kepala Desa Tandan Sari, Kari menuturkan, program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah desa dalam menciptakan desa yang mandiri secara pangan dan berdaya secara ekonomi.

“Pengelolaan ketahanan pangan tahun ini kembali difokuskan pada BUMDes, sehingga pengelolaannya lebih terstruktur serta dapat memberikan hasil yang maksimal dan dinikmati secara merata oleh seluruh masyarakat desa,” ungkap Kari, Selasa (30/06/2026).

Kari menuturkan, sebagai tahap awal, budidaya ayam petelur itu dilakukan di Satu lokasi yang telah ditetapkan, yakni Dusun II. Dengan total target populasi ayam mencapai 500 ekor.

“Program ini bukan hanya soal produksi telur, tapi juga pemberdayaan warga. Semua proses melibatkan masyarakat, dan jika berhasil, akan kami replikasi di titik lain tahun depan,” jelasnya.

Dari sisi ketahanan pangan, budidaya ayam petelur ini diharapkan dapat menghasilkan sekitar 450 butir telur per hari. Selain memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat, telur-telur tersebut juga akan dipasarkan melalui jaringan distribusi desa, mendukung ketersediaan pangan bergizi yang terjangkau.

“Dengan hitungan yang matang dan keterlibatan masyarakat, kami ingin program ini menjadi model yang dapat direplikasi. Jika berhasil, tahun depan kami siapkan lokasi baru agar lebih banyak warga yang terlibat,” tambah Sukarno ( Direktur BUMDes ).

Melalui pendekatan berbasis kolaborasi dan efisiensi tersebut, diharapkan budidaya ayam petelur ini dapat menjadi memperkuat ketahanan pangan dari tingkat paling dasar serta mendorong roda perekonomian desa agar lebih meningkat kedepannya.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image